Intro: C-G-Am-Em-F-C-G x2 C G Am Em A lonely road, crossed another cold state line F C G Miles away from those I love purpose hard to find C G Am Em While I recall all the words you spoke to me F C Can't help but wish that I was there G Back where I'd love to be, oh yeah C G Am G Dear God the only thing I ask of you is F C to hold her when I'm not around, G when I'm much too far away C G Am G We all need that person who can be true to you F C But I left her when I found her G And now I wish I'd stayed F G ’Cause I'm lonely and I'm tired Em Am G F I'm missing you again oh no C Once again C G Am Em There's nothing here for me on this barren road F C There's no one here while the city sleeps G and all the shops are closed C G Am Em Can't help but think of the times I've had with you F C G Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah C G Am G Dear God the only thing I ask of you is F C to hold her when I'm not around, G when I'm much too far away C G Am G We all need that person who can be true to you F C I left her when I found her G And now I wish I'd stayed F G ’Cause I'm lonely and I'm tired Em Am G F I'm missing you again oh no C Once again Am G F C Some search, never finding a way Am G F C Before long, they waste away Am G F C I found you, something told me to stay Am G F C I gave in, to selfish ways Dm G And how I miss someone to hold when hope begins to fade... C G Am Em A lonely road, crossed another cold state line F C G Miles away from those I love purpose hard to find C G Am G Dear God the only thing I ask of you is F C to hold her when I'm not around, G when I'm much too far away C G Am G We all need the person who can be true to you F C I left her when I found her G And now I wish I'd stayed F G ’Cause I'm lonely and I'm tired Em Am G F I'm missing you again oh no C Once again Fade out : Am7 G7 F7 C7-C7 .
Jumat, 15 November 2013
Chord dan Lirik Dear God - Avenged Sevenfold
Minggu, 03 November 2013
Pengertian Perilaku Konsumen Menurut Para Ahli Ekonomi
Berikut saya ingin share mengenai pendapat-pendapat para pakar/ahli ekonomi mengenai pengertian tentang apa sih sebenarnya Perilaku Konsumen itu serta bagaimana itu model pengambilan keputusan mengenai pengambilan keputusan itu
Berikut ini adalah link power point yang telah saya buat dengan menggunakan animasi kreasi saya sendiri :
http://www.mediafire.com/view/qv58l7ayrxp4282/Pengertian_Perilaku_Konsumen_Menurut_Para_Ahli_Ekonomi98.pptx
Sekian yang dapat saya share semoga dapat bermanfaat, Terima Kasih .
Berikut ini adalah link power point yang telah saya buat dengan menggunakan animasi kreasi saya sendiri :
http://www.mediafire.com/view/qv58l7ayrxp4282/Pengertian_Perilaku_Konsumen_Menurut_Para_Ahli_Ekonomi98.pptx
Sekian yang dapat saya share semoga dapat bermanfaat, Terima Kasih .
Minggu, 27 Oktober 2013
Kereta Magnet Tercepat di Dunia (Maglev)
saya akan sedikit berbagi pengetahuan yang pernah saya baca di salah satu majalah anak-anak yang pernah salah baca kurang lebih 10 tahun yang lalu, dan pengetahuan ini sedikit mengenai ilmu pasti alam yaitu Fisika.
Jepang
merupakan satu dari sekian banyak negara yang berhasil membuat kereta tercepat
didunia. Bayangkan, kereta tersebut bisa meluncur dengan kecepatan 581
kilometer per jam! Dan hebatnya lagi, kereta ini tidak digerakkan oleh mesin
seperti kereta pada umumnya, tetapi oleh kekuatan yang berasal dari magnet. Bukan
hanya itu, kereta ini bergerak tanpa menggunakan roda, melainkan melayang
diatas rel. Itulah sebabnya kereta ini disebut sebagai kereta Magnetic
Levitation tau Maglev.
Bagaimana caranya
magnet bisa menggerakkan kereta dengan begitu cepat ?pasti setiap orang
bertanya-tanya dalam benaknya masing-masing. Sebenarnya prinsip yang digunakan
sangat sederhana. Kita tahu, bahwa ketika dua kutub magnet yang sama saling
didekatkan, mereka akan menolak. Sebaliknya, jika dua kutub magnet yang berbeda
saling didekatkan, mereka akan saling menarik.
Nah ,
orang-orang pintar di jepang bahkan jerman menggunakan tenaga tarik dan tolak
magnet itu untuk menggerakkan maglev. Tapi magnetnya bukan magnet batangan
seperti yang dihasilkan oleh listrik. Jika kita menghubungkan kutub positif dan
kutub negatif batere dengan seutas kabel, maka dari aliran listrik yang terjadi
itu juga akan menimbulkan medan magnet. Ini disebut dengan elektro magnetis.
Seperti apa
mesin Maglev itu? Kita tahu,pada umumnya juga bisa bergerak karena memiliki
mesin lokomotif. Tapi maglev tidak demikian. Para insinyur jepang memasang koil
yang berfungsi sebagai konduktor atau penghantar arus listrik di kanan kiri
badan gerbong kereta. Koil ini bisa menghasilkan tenaga magnetis yang sangat
kuat setelah dialiri arus listrik. Begitu kira-kira cara kerja dari kereta
tercepat didunia dengan menggunakan cara kerja magnet dan mungkin bangsa
indonesia juga bisa meniru negara jepang karena,kereta tersebut ramah
lingkungan dan tidak memerlukan bahan bakar untuk menjalankannya, hal tersebut
sangat baik untuk bangsa indonesia kita ini.
Sikap Badan Saat Memainkan Gitar
a. Sikap Badan Pada Waktu Memainkan Gitar untuk Laki-laki
· Lengkung badan gitar di paha kiri,
paha kanan menahan side board bagian
belakang. Kaki kiri diletakkan diatas foot
stool atau kata lain pijakan pada bangku yang menurut kita nyaman sehingga
pada saat memainkannya pun kita jadi santai.
· Jari tangan kanan digunakan untuk
memetik senar di depan lubang suara dengan siku lengan diletakkan di atas side board.
· Tangan kiri memegang leher gitar
dengan kemiringan gitar sekitar 45 derajat, ibu jari berada di belakang leher
gitar, dan jari lainnya digunakan untuk menekan senar pada papan tekan.
b.
Sikap Badan pada waktu Memainkan
Gitar untuk Perempuan
· Kaki kiri diletakkan di atas foot stool (bangku kecil), dengan posisi
kedua kaki tertutup atau dengan kata lain bersila, lalu lengkung body gitar
diletakkan diatas paha kiri dengan kemiringan gitar sekitar 30 derajat, dan side board bagian belakang tidak perlu
ditahan.
· Tangan kiri memegang leher gitar
dengan ibu jari berada di belakang leher gitar dan jari lainnya digunakan untuk
menekan senar pada papan senar.
· Jari tangan kanan digunakan untuk
memetik senar didepan lubang suara dengan siku lengan diletakkan diatas side board.
Istilah-istilah musik
yang berhubungan dalam bermain gitar
1.
Garis Staff
Garis Staff adalah garis
petunjuk untuk meletakkan not. Garis staff berjumlah lima dengan posisi satu
sama lain saling mengejar.
2.
Tanda Ulang (Repeat Mark)
Tanda Ulang adalah tanda
petunjuk ulang berupa sepasang titik yang mengampit garis balok not. Tanda ulang
lazimnya dibatasi dengan garis batas birama ganda.
3.
Kunci G
Kunci G adalah tanda
dalam staff yang menunjukkan letak not G. Letak not G tersebut, selanjutnya
menjadi patokan not-not lainnya.
4.
Garis Bar atau Birama
Garis bar atau birama
adalah garis yang menjadi petunjuk batas ruas, berupa garis bujur yang memotong balok not.
5.
Garis Birama Ganda (Double Bar)
Garis Birama
ganda adalah tanda petunjuk akhir lagu atau petunjuk lagu tertentu.
Sabtu, 26 Oktober 2013
Bagian-bagian pada Gitar Acoustic
1. Peg
Peg adalah penggulung senar dan pengatur nada senar pada gitar
2. Nut
Nut adalah dudukan senar dibagian papan tekan untuk menciptakan
jarak-jarak pada gitar itu sendiri
3. Head
Head adalah kepala gitar yang berfungsi sebagai dudukan peg
sendiri
4. Frets
Frets adalah garis melintang pembatas wilayah nada yang terbuat
dari logam di papan tengah
5. Position Marks
Position Marks merupakan titik yang terapat pada leher gitar yang
berfungsi sebagai tanda posisi fret
tertentu pada leher gitar atau papan tekan. Dengan adanya titik tersebut, tidak
perlu menghitung dari awal jika akan menentukan posisi salah satu fret yang
jauh dari kepala gitar
6. Neck
Adalah leher gitar atau stang gitar yang dibagian mukanya
terdapat papan tekan dan frets
7. Heel
Heel adalah tumit gitar yang
merupakan pertemuan antara bodi gitar dengan leher gitar
8.
Rosette
Rosette adalah hiasan atau ornamen
di pinggiran lubang suara pada gitar
9.
Sound Hole
Merupakan
lubang suara pada gitar yang berguna untuk mengeraskan suara yang dihasilkan
oleh senar dan ini merupakan salah satu elemen utama pada gitar
10. Side-Board
Merupakan
papan gitar pada bagian samping gitar, khususnya gitar acoustic
11. Back-Board
Merupakan
papan gitar bagian belakang
12. Face-Board
Face-Board
merupakan papan gitar bagian depan yang ditengahnya terdapat sound hole
13. Bridge Base
Merupakan
dudukan senar dan penopang senar pada body gitar untuk menjaga jarak antara
senar dan papan tekan
14. Bridge Saddle
Adalah
tumpuan bridge base pada body gitar
yang sekaligus untuk mengaitkan ujung senar
15. Finger Board
Merupakan
papan tekan yang berfungsi sebagai tumpuan untuk menekan senar gitar dengan
jari tangan
16. Body
Body adalah badan pada gitar
yang terdiri dari papan gitar seperti rosette,
bridge base, saddle, dan sebagian papan tekan
Jumat, 11 Oktober 2013
Proses Pengambilan Keputusan Oleh Konsumen
1. Model Perilaku Pengambilan keputusan
· Model Ekonomi
yang dikemukakan oleh ahli
ekonomi klasik dimana keputusan orang itu rasional, yaitu berusaha mendapatkan
keuntungan marginal sama dengan biaya marginal atau untuk memperoleh keuntungan
maksimum
· a. Model Manusia Administrasi
Dikemukan oleh Herbert A. Simon
dimana lebih berprinsip orang tidak menginginkan maksimalisasi tetapi cukup
keuntungan yang memuaskan
· b. Model Manusia Mobicentrik
Dikemukakan oleh Jennings, dimana
perubahan merupakan nilai utama sehingga orang harus selalu bergerak bebas
mengambil keputusan
· c. Model Manusia Organisasi
Dikemukakan oleh W.F. Whyte,
model ini lebih mengedepankan sifat setia dan penuh kerjasama dalam pengambilan
keputusan
· d. Model Pengusaha Baru
Dikemukakan oleh Wright Mills
menekankan pada sifat kompetitif
· e. Model Sosial
Dikemukakan oleh Freud Veblen
dimana menurutnya orang seringb tidak rasional dalam mengambil keputusan
diliputi perasaan emosi dan situsai dibawah sadar.
2. Ti 2. Tipe-tipe Proses Pengambilan Keputusan
Tipe Pengambilan keputusan ( Decision making) : adalah
tindakan manajemen dalam pemilihan alternative untuk mencapai sasaran.
Keputusan dibagi dalam 3 tipe :
a. Keputusan
terprogram/keputusan terstruktur yaitu keputusan yang berulang- ulang
dan rutin, sehingga dapat diprogram. Keputusan terstruktur terjadi dan
dilakukan terutama pada manjemen tingkat bawah.
Contoh : Manajer produksi dari PT. XYZ selalu melakukan
kegiatan rutin disetiap awal bulan, yaitu dengan melakukan pembelian bahan baku
untuk persediaan.
b. Keputusan setengah
terprogram / setengah terstruktur yaitu keputusan yang sebagian dapat
diprogram, sebagian berulang-ulang dan rutin dan sebagian tidak terstruktur.
Keputusan ini seringnya bersifat rumit dan membutuhkan perhitungan -
perhitungan serta analisis yg terperinci.
Contoh : Pak Darwin adalah seorang Menejer Keuangan pada
PT. Arta. Pekerjaan pada devisi keuangan mengharuskan Pak Darwin harus cermat
dalam menginvestasikan serta mengolah keuangan pada PT. Arta. Pada saat itu
diharuskan penggantian mesin di pabrik dan harus menghitungan dengan cermat
sebelum melakukan investasi pada mesin yang akan dibeli agar investasi yang
dilakukan tidak merugikan perusahaan. Maka Pak Darwin harus
melakukan keputusan untuk menginvestasikan keuangan perushaan secara cermat.
c. Keputusan
tidak terprogram/ tidak terstruktur yaitu keputusan yang tidak terjadi
berulang-ulang dan tidak selalu terjadi. Keputusan ini terjadi di manajemen
tingkat atas. Informasi untuk pengambilan keputusan tidak terstruktur tidak
mudah untuk didapatkan dan tidak mudah tersedia dan biasanya berasal dari lingkungan
luar.
Contoh : Pak Andre adalah seorang Presiden Direktur PT.
Angkasa. Ia harus selalu bisa mengambil keputusan dengan cepat demi
kelangsungan perusahaannya. Pengambilan keputusan yang dia ambil berdasarkan
informasi pasar yang harus selalu ia dengan dan ketahui. Contohnya adalah harga
saham yang selalu berubah. Dia harus bisa menyesuaikan keuangan perusahaan agar
harga saham perusahaan pada bursa efek bisa selalu stabil.
3. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemecahan Masalah
a. Trial & error : Coba dan salah. Cara ini merupakan
metode yang paling rendah tingkatannya, dilakukan oleh orang yang belum pernah
mengalami/ mengenal dan belum tahu sama sekali. Dalam keperawatan ini sangat
berbahaya dan tidak boleh dilakukan.
Contohnya
: ada klien panas, dicoba diurut, dicoba diberi makan, dicoba ditiup, tdk
berhasil dicoba diberi minum, dibuka baju, diberi kompres sampai berhasil
panasnya turun, dll.
b. Intuisi : penyelesaian masalah dengan intuisi atau
naluri/ bisikan hati. Penyelesaian dengan cara ini kurang dianjurkan dalam
metode ilmiah, karena tidak mempunyai dasar ilmiah. Kadang-kadang
metode ini juga dapat memberikan jalan keluar bila intuisi ini berdasarkan
analisis atau pengalaman, dan pengetahuan yang dimiliki.
c. Nursing process : Proses keperawatan merupakan suatu
langkah penyelesaian masalah yang sistematis dan didukung oleh rasionalisasi
secara ilmiah meliputi : pengkajian, perencanaan, implementasi dan evaluasi
yang merupakan suatu siklus untuk mengatasi masalah yang terjadi pada klien.
d. Scientifik methode/Research Process : Proses
riset/ penelitian merupakan suatu penyelesaian masalah berdasarkan hasil
penelitian dengan menggunakan logika, dengan pendekatan yang sistematis
4.
Pembelian
Pengertian
keputusan pembelian menurut Helga Drumond (2003:68), adalah
mengidentifikasikan semua pilihan yang mungkin untuk memecahkan persoalan itu
dan menilai pilihan-pilihan secara sistematis dan obyektif serta
sasaran-sasarannya yang menentukan keuntungan serta kerugiannya
masingmasing. Definisi keputusan pembelian menurut Nugroho (2003:38)
adalah proses pengintegrasian yang mengkombinasi sikap pengetahuan untuk
mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternatif, dan memilih salah satu
diantaranya.
Pengambilan keputusan merupakan suatu
kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan dan
mempergunakan barang yang ditawarkan. Tahap-tahap proses keputusan pembelian
(Phillip Kotler, 2005:204) :
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian,
seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan
keputusan, yakni:
1. Pengenalan masalah (problem
recognition). Konsumen akan membeli suatu produk
sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya
pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang
akan dibeli.
2. Pencarian informasi (information
source). Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan
termotivasi untuk mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang
ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi dapat
berasal dari dalam memori (internal) dan
berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal).
3. Mengevaluasi alternatif (alternative
evaluation). Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi,
konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi
permasalahan yang dihadapinya.
4. Keputusan pembelian (purchase
decision). Setelah konsumen mengevaluasi beberapa
alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat keputusan
pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat
keputusan pembelian dengan menciptakan pembelian yang aktual tidak
sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan.
5. Evaluasi pasca-pembelian (post-purchase
evaluation) merupakan proses evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya
berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian.Setelah membeli produk tersebut,
konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan
harapannya. Dalam hal ini,
terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen
akan puas jika produk tersebut sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan
meningkatkan permintaan akan merek produk tersebut pada
masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk
tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan
konsumen pada masa depan.
5.
Diagnosa Perilaku Konsumen
Persaingan dalam dunia
bisnis dimasa sekarang baik di pasar dalam negeri/domestik mapun di pasar luar
negeri. Apalagi negara Indonesa yang telah melakukan Asean Free Trade Area
(AFTA) pada tahun 2002, hal ini berarti pelaku bisnis yang ada di dalam negeri
selain mereka harus bersaing dengan pelaku bisnis lokal mereka juga bersaing
dengan pelaku bisnis luar negri karena mereka telah dibebaskan bea masuk produk
yang mereka tawarkan di pasar dalam negeri. untuk mengenakan persaingan,
perusahaan harus mampu memberikan kepada para pelanggannya, misalnya dengan
memberikan produk yang mutunya lebih baik, harganya baik, pelayanannya
lebih baik dari para pesaingnya.
Untuk Memenangkan Pesaingan Bisnis. Edisi 2
Penulis Buku : Prof. Dr. J Supranto, M.A., APU dan Dr. H. Nandan Limakrisna, Ir., MM., CQM
Penerbit : Mitra Wacana Media
Jumat, 04 Oktober 2013
SEGMENTASI
Pengertian segmentasi pasar
Suatu perusahaan pada umumnya tak mampu beroperasi didalam pasar yang sangat luas melayani seluruh konsumen. konsumen terlalu banyak berpencar-pencar dan sangat bervariasi kebutuhan dan keinginan mereka. beberapa pesaing akan mendapatkan posisi yang lebih baik di dalam segmen konsumen yang khusus dari pasar yang terlalu luas tersebut.
Segmentasi pasar adalah kelompok atau pengelompokan konsumen yang kebutuhan dan keinginannya relatif sama, dimana tiap kelompok (bagian) dapat dpilih sebagai pasar yang dituju (ditargetkan) untuk pemasaran suatu produk.
Variabel-variabel yang berbeda dipergunakan untuk membentuk segmen pasar konsumen. variabel-variabel tersebut dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu Segmentasi Geografis dan Segmentasi Demografis, berikut penjelasannya :
Variabel-variabel yang berbeda dipergunakan untuk membentuk segmen pasar konsumen. variabel-variabel tersebut dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu Segmentasi Geografis dan Segmentasi Demografis, berikut penjelasannya :
1.Segmentasi
Geografis
Segmentasi ini
membagi pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti negara,
propinsi, kabupaten, kota, wilayah, daerah atau kawasan. Jadi dengan segmentasi
ini, pemasar memperoleh kepastian kemana atau dimana produk ini harus
dipasarkan.
sebagai contoh mi instan nissin dari jepang dijual di sebagian besar negara Asia akan tetapidisesuaikan dengan kebutuhan regional. Di india, dimana penduduknya berbeda dengan orang Jepang, orang india tidak menggunakan "chopsticks", maka bakminya dipotong pendek tidak panjang serta tidak menggunakan aroma daging sapi, sebab kebanyakan orang india vegetarian. kira-kira seperti itu contoh dari apa yang dimaksud dengan Segmentasi Geografis.
2. Segmentasi Demografi
Segmentasi Demografis memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak, remaja, dewasa, kawin/ belum kawin, keluarga muda dengan satu anak, keluarga dengan dua anak, keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Dapat pula berkonotasi pada tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan, pengalaman, agama dan keturunan. Sebenarnya variabel demografis merupakan dasar yang paling populer untuk membedakan kelompok konsumen.
Salah satu alasan yang kuat ialah kebutuhan, preferensi, "usage rate" para konsumen yang sering berkolerasi sangat kuat dengan variabel demografis.
Alasan lainnya ialah bahwa variabel demografis lebih mudah diukur dibandingkan dengan variabel lainnya.
Dalam segmentasi pasar ini, saya mencoba untuk menganalisis salah satu persuhaan roti terbesar di indonesia yaitu PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk.
Nippon Indosari Corpindo, sebuah perseroan, merupakan produsen roti terbesar di Indonesia, mempunyai merek dagang yang terkenal di Indonesia yaitu Sari Roti. Pada tahun 1995 Sari Roti kali pertama ditampilkan. Nippon Indosari Carpindo sekarang sudah memproduksi berbagai jenis produk roti tawar dan roti manis melalui merek dagang Sari Roti dan Boti, sementara Sari Cake merupakan produksi perusahaan ini dalam menghasilkan chiffon cake. Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, berlokasi di Blok W, demikian merupakan pabrik pertama Nippon Indosari Corpindo.
sebagai contoh mi instan nissin dari jepang dijual di sebagian besar negara Asia akan tetapidisesuaikan dengan kebutuhan regional. Di india, dimana penduduknya berbeda dengan orang Jepang, orang india tidak menggunakan "chopsticks", maka bakminya dipotong pendek tidak panjang serta tidak menggunakan aroma daging sapi, sebab kebanyakan orang india vegetarian. kira-kira seperti itu contoh dari apa yang dimaksud dengan Segmentasi Geografis.
2. Segmentasi Demografi
Segmentasi Demografis memberikan gambaran bagi pemasar kepada siapa produk ini harus ditawarkan. Jawaban atas pertanyaan kepada siapa dapat berkonotasi pada umur, jenis kelamin, jumlah anggota keluarga, siklus kehidupan keluarga seperti anak-anak, remaja, dewasa, kawin/ belum kawin, keluarga muda dengan satu anak, keluarga dengan dua anak, keluarga yang anak-anaknya sudah bekerja dan seterusnya. Dapat pula berkonotasi pada tingkat penghasilan, pendidikan, jenis pekerjaan, pengalaman, agama dan keturunan. Sebenarnya variabel demografis merupakan dasar yang paling populer untuk membedakan kelompok konsumen.
Salah satu alasan yang kuat ialah kebutuhan, preferensi, "usage rate" para konsumen yang sering berkolerasi sangat kuat dengan variabel demografis.
Alasan lainnya ialah bahwa variabel demografis lebih mudah diukur dibandingkan dengan variabel lainnya.
Dalam segmentasi pasar ini, saya mencoba untuk menganalisis salah satu persuhaan roti terbesar di indonesia yaitu PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk.
Nippon Indosari Corpindo, sebuah perseroan, merupakan produsen roti terbesar di Indonesia, mempunyai merek dagang yang terkenal di Indonesia yaitu Sari Roti. Pada tahun 1995 Sari Roti kali pertama ditampilkan. Nippon Indosari Carpindo sekarang sudah memproduksi berbagai jenis produk roti tawar dan roti manis melalui merek dagang Sari Roti dan Boti, sementara Sari Cake merupakan produksi perusahaan ini dalam menghasilkan chiffon cake. Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, berlokasi di Blok W, demikian merupakan pabrik pertama Nippon Indosari Corpindo.
- Dilihat dari segmentasi pasarnya, PT. Nippon Indosari Corpindo sangat baik dalam menenpatkan produk-produknya yang sangat sesuai dengan kebutuhan dan keinginan para konsumen. produk-produk sari roti yang di produksi oleh PT. Nippon Indosari Corpindo bayak dipasarkan atau diperjualbelikan di hampir setiap super market dari yang besar sampai yang kecil dan ritel-ritel yang ada di indonesia, bahkan produk sari roti juga telah di pasarkan di warung-warung/toko klontong di setiap sudut jalan serta terdapat juga pedagang keliling yang memasarkan produk sari roti setiap pagi, itu merupakan salah bukti bahwa PT Nippon Indosari Corpindo sangat baik dalam melakukan segmentasi pasar. hal ini membuktikan bagaimana PT Nippon Indosari Corpindo telah berusaha dengan sangat maksimal untuk memberikan kepuasan untuk para konsumennya. Bahkan dari kesetiaan nya kepada para konsumen PT Nippon Indosari Corpindo mendapatkan sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point pada tahun 2006, yakni sertifikat jaminan keamanan pangan sebagai bukti komitmen Nippon Indosari Corpindo dalam mengedepankan 3 H: Halal, Hygienic, Healthy). 3 H tersebut, melekat pada setiap produk Sari Roti. Selain daripada itu, keseluruhan produk Sari Roti sudah terdaftar melalui Badan BPOM Indonesia dan memperoleh sertifikat Halal yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia. Selaku penghasil roti terbesar di Indonesia, Nippon Indosari Corpindo sudah meraih berbagai macam penghargaan, di antaranya: sejak tahun 2009 sampai sekarang menjadi Top Brand dan Top Brand for Kids, Original Brand 2010, Marketing Award 2010, sampai penghargaan dari Forbes Asia.
- Dari segi Profitabilitas dapat di simpulkan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo sebagai perusahaan tersukses dalam bidang produk roti di indonesia. karena dimana pun saat konsumen mencari roti yang di konsumsi pasti pertama kali yang di tanyakan adalah produk sari roti ini, jadi untuk segi profitabilitas PT Nippon Indosari Corpindo sangat baik.
- Demi menghasilkan produk yang bermutu, salah satu faktor yang sangat berperan ialah pemilihan bahan baku. Dengan bahan baku yang berkualitas, maka demikian hasilnya pun akan menjadi baik. bahan baku dipilih lewat proses seleksi yang sangat disesuaikan dengan standar yang sudah ditetapkan di internal perseroan, begitulah proses pembuatan Sari Roti. Bahan baku yang telah terpilih mesti memenuhi syarat mampu menghasilkan berupa roti yang bermutu, baik dari segi penampakan, tekstur, aroma, sampai rasa.Pengiriman bahan baku dari pemasok, setibanya di perusahaan diperiksa terlebih dahulu secara sangat ketat, dengan tujuan supaya pemasok yang sudah terpilih mampu menjaga konsistensi kualitas dari bahan baku yang diterima. Bahan baku yang diterima selanjutnya ditaruh atau disimpan di gudang bahan baku sesuai dengan syarat standar penyimpanan tiap-tiap bahan Bahan baku ditimbang sesuai dengan standar racikan yang sudah ditetapkan, itu terjadi ketika pada saat dimulainya proses pembutan roti. Operator yang bertugas mesti memastikan bahwasanya tiap-tiap bahan baku yang digunakan sudah ditimbang dengan benar supaya dapat menjaga konsistensi mutu roti yang dihasilkan.
Sumber :
Buku PERILAKU KONSUMEN DAN STRATEGI PEMASARAN
Untuk Memenangkan Pesaingan Bisnis. Edisi 2
Penulis Buku : Prof. Dr. J Supranto, M.A., APU dan Dr. H. Nandan Limakrisna, Ir., MM., CQM
Penerbit : Mitra Wacana Media
http://id.wikipedia.org/wiki/Nippon_Indosari_Corpindo
http://indojobhunter.com/lowongan-kerja-terbaru-nippon-indosari-corpindo-sari-roti.html
Langganan:
Postingan (Atom)